loading...

Pengertian dan Contoh Kata Umum dan Khusus

Pengertian dan Contoh Kata Umum dan Khusus | Kita mungkin pernah mendengar istilah kata umum dan kata khusus di dalam kelas-kelas bahasa Indonesia. Pelajaran tentang tema tersebut sebenarnya sudah banyak disampaikan oleh para guru di sekolah-sekolah. Namun, tak ada salahnya kita belajar kembali di sini. Artikel berikut ini masih tetap saya ambil dari buku “Cermat Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi” karangan E. Zaenal Arifin dan S. Amran Tasai, dicetak oleh Akapress, Jakarta, tahun 2010.

Pengertian dan Contoh Kata Umum dan Khusus

Pengertian Kata Umum dan Khusus


Kata ikan memiliki acuan yang lebih luas daripada mujair atau tawes. Ikan tidak hanya mujair atau tidak hanya tawes, tetapi ikan terdiri atas beberapa macam, seperti gurame, lele, sepat, tuna baronang, nila, ikan koki, dan ikan mas. Sebaliknya, tawes pasti tergolong jenis ikan; demikian juga gurame, lele, sepat, tuna, dan baronang pasti merupakan jenis ikan. Dalam hal ini, kata yang acuannya lebih luas disebut kata umum, seperti ikan, sedangkan kata yang acuannya lebih khusus disebut kata khusus, seperti gurame, lele, tawes, dan ikan mas.

Baca Juga: Pengertian dan Contoh Kalimat Efektif
                 Cara Menulis Resensi Buku

Kata umum disebut superordinat, kata khusus disebut hiponim.

Contoh kata bermakna umum yang lain adalah bunga.  Kata bunga memiliki acuan yang lebih luas daripada mawar. Bunga bukan hanya mawar, melainkan juga ros, melati, dahlia, anggrek, dan cempaka. Sebaliknya, melati pasti sejenis bunga; anggrek juga tergolong bunga, dahlia juga merupakan sejenis bunga. Kata bunga yang memiliki acuan yang lebih luas disebut kata umum, sedangkan kata dahlia, cempaka, melati, atau ros memiliki acuan yang lebih khusus dan disebut kata khusus.

Baca Juga: Contoh Daftar Riwayat Hidup
                 Contoh Surat Lamaran Kerja

Pasangan kata umum dan kata khusus harus dibedakan dalam pengacuan yang generik dan spesifik.

Sapi, kerbau, kuda, dan keledai adalah hewan-hewan yang termasuk segolongan, yaitu golongan hewan mamalia. Dengan demikian, kata hewan mamalia bersifat umum (generik), sedangkan sapi, kerbau, kuda, dan keledai adalah kata khusus (spesifik).

Nah, itulah sekilas penjelasan mengenai pengertian dan contoh kata umum dan kata khusus. Walau singkat, mudah-mudahan artikel ini bisa membantu Anda yang sedang belajar tata bahasa Indonesia. Salam.
loading...